Arskal Salim: Penelitian Harus Menyentuh Perubahan

Metro (Pendis) – Hal itu disampaikan pada saat Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) menyampaikan arahan di hadapan civitas akademika IAIN Metro Lampung Kamis ini (28/12) pada acara Diseminasi Paradigma Transformatif Pengabdian, Publikasi dan Penelitian. Kegiatan tersebut bertemakan Dialektika Islam di Sumatera; Membaca Dinamika Islam dan Tradisi di Lampung.

Menurut Arskal, penelitian yang bermutu harus bisa dirasakan dampaknya oleh masyarakat diantaranya adalah mendorong perubahan sosial. “Di Aceh misalnya, banyak perubahan terjadi pasca tsunami. Sejarah Aceh dimulai lagi. Perubahan-perubahan seperti harus bisa dirumuskan dan lakukan penelitian,” terang Arskal memberi contoh. Maka dari itu, menurutnya, penelitian juga harus menginformasikan perubahan-perubahan tersebut. Di sinilah penelitian dan pengabdian dengan paradigma transformatifnya bisa diperkuat. “Perubahan dan konflik menjadi perhatian utama para peneliti. Hanya dua hal yang ingin diketahui dari pembaca, yaitu bagaimana dinamika perubahan dan dinamika konflik tersebut,” terangnya lebih lanjut.

Hadir juga sebagai pembicara di forum tersebut Dr. Rumadi, MA, Direktur Lakspesdam NU dan juga dosen pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr Syarifuddin Basyar, MA, pakar sejarah Lampung dan Dr. Suhairi, MA, Wakil Rektor I yang juga peneliti hukum Islam IAIN Metro. Menurut Rumadi, kepintaran akademisi untuk menemukan “masalah penelitian” yang problematis menjadi modal awal untuk penelitian transformatif ini.

Di acara diseminasi ini juga dipresentasikan beberapa penelitian transformatif yang pernah dilakukan oleh akademisi IAIN Metro. Dharma Dharmawan mempresentasikan model pengabdian transformatif yang mengubah fungsi bendungan Dam Raman sebagai arena pariwisata dengan pendekatan partisipatif. Dr. Ahmad Muzakki memaparkan penelitian yang berbasis nilai-nilai lokal yang berjudul “Dialektika Agama dan Kebhinnekaan di Masyarakat Metro”.

Dalam memberikan catatan tambahan atas penelitian dan pengabdian yang dilakukan para dosen, Anis Masykhur Kepala Seksi Penelitian dan juga Plt Kepala Seksi Pengabdian kepada Masyarakat menyampaikan apresiasi atas kreasi para dosen mendapatkan tema-tema penelitian dan pengabdian transformatif yang dilakukan pengelola penelitian di IAIN Metro. “Kita harapkan, model-model penelitian dan pengabdian transformatif ini menginspirasi peneliti lainnya,” ujar Anis saat menutup kegiatan tersebut. Diseminasi berakhir pada pukul 16.30 WIB. (n15/dod)

Share dengan…


Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

pendis
Direktorat PTKI Susun Rencana Induk Penelitian Integrasi Keilmuan

Jakarta (Pendis) – Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) melalui Subdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sedang melakukan proses penyusunan Rencana Induk Penelitian Integrasi Keilmuan (RIPIK). “RIPIK ini akan dijadikan modal awal dalam membaca dan merencanakan setidaknya 10 (sepuluh) tahun yang akan datang dalam hal penelitian yang dikembangkan di lingkungan Perguruan …

pendis
Pemanfaatan Hasil Ujian Nasional pada Madrasah Aliyah

Ujian Nasional biasa disingkat UN / UNAS adalah sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Depdiknas di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 menyatakan bahwa dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional …

pendis
Direktorat PTKI Adakan Inovasi Penguatan Penelitian

Jakarta (Pendis) – Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) akan melakukan Inovasi Penguatan Penelitian untuk PTKI di seluruh Indonesia. Inovasi Penguatan Penelitian ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan MoRA-ATN Research and Innovation Scholarship (MoARIS) yang merupakan hasil kerja bareng antara Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dengan Australian Technology Network of University …